Soal Uraian 1 Sanitasi, Hygiene, dan Keselamatan Kerja

1. Uraikan isi Undang-undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992 pasal 22.
2. Apa yang dimaksud dengan bahan Saniter?
3. Apa yang dimaksud dengan bahan kimia Pembersih?
4. Apa yang dimaksud dengan Pembersihan?
5. Apa yang dimaksud dengan Pensanitasian?
6. Uraikan ruang lingkup kegiatan sanitasi.
7. Uraikan bahan saniter dalam 3 (tiga) kelompok besar.
8. Uraikan sifat-sifat bahan saniter yang perlu dipertimbangkan dalam
memilih bahan Saniter.
9. Uraikan faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas kerja bahan
pembersih.
10. Uraikan Area yang merupakan ruang lingkup Housekeeping hotel.

 

1. Di dalam Undang-undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992 pasal 22 disebutkan bahwa kesehatan lingkungan diselenggarakan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, yang dapat dilakukan
melalui peningkatan sanitasi lingkungan, baik yang menyangkut tempat maupun terhadap bentuk atau wujud substantifnya yang berupa fisik, kimia, atau biologis termasuk perubahan perilaku.
2. Yang dimaksud dengan bahan Saniter adalah bahan kimia yang digunakan untuk merusak atau mengaktifkan bakteri yang terdapat pada piring, panci, wajan dadar, meja, lantai dan semua permukaan
peralatan makan yang kontak dengan makanan dan minuman.
3. Bahan kimia pembersih adalah bahan kimia yang digunakan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan, kotoran, debu, bahan-bahan asing atau bahan pengotor lainnya.
4. Pembersihan adalah: proses untuk menciptakan bersih terhadap sesuatu, bebas dari pengotor fisik dan kelihatan menyenangkan. 
5. Pensanitasian berarti bebas dari penyakit yang disebabkan oleh
mikroorganisme dan bahan pencemar lainnya.
6. Ruang lingkup kegiatan sanitasi meliputi aspek sebagai berikut:
a. Penyediaan air bersih/air minum (water supply), meliputi hal-hal
sebagai berikut:
Pengawasan terhadap kualitas dan kuantitas
Pemanfaatan air
Penyakit-penyakit yang ditularkan melalui air
Cara pengolahan
Cara pemeliharaan.
b. Pengolahan sampah (refuse disposal), meliputi hal-hal berikut :
Cara/sistem pembuangan
Peralatan pembuangan dan cara penggunaannya serta carapemeliharaannya
c. Pengolahan makanan dan minuman (food sanitation), meliputi halhal sebagai berikut:
Pengadaan bahan makanan/bahan baku
Penyimpanan bahan makanan/bahan baku
Pengolahan makanan
Pengangkutan makanan
Penyimpanan makanan
Penyajian makanan
d. Pengawasan/pengendalian serangga dan binatang pengerat (insect and rodent control), meliputi cara pengendalian vektor
e. Kesehatan dan keselamatan kerja, meliputi hal-hal sebagai berikut:
Tempat/ruang kerja
Pekerjaan
Cara kerja
Tenaga kerja/pekerja
7. Bahan saniter terbagi atas 3 (tiga) kelompok besar, yaitu:
a. Thermal Sanitizing
Metode sanitasi dengan menggunakan suhu tinggi. Bahan saniter yang digunakan untuk melakukan thermal sanitizing adalah uap air dan air panas.
b. Radiation Sanitizing
Metode sanitasi ini dilakukan dengan menggunakan sinar ultra violet atau gamma dengan panjang gelombang 2500 A0. Dengan panjang gelombang tersebut mikroorganisme dapat dimatikan.
c. Chemical Sanitizing
Berbagai bahan kimia digunakan untuk sanitasi. Setiap bahan kimia memiliki komposisi kimia dan aktifitas tertentu. Umumnya lebih pekat konsentrasi bahan sanitasi maka lebih efektif cara kerjanya.
8. Sifat-sifat bahan saniter yang perlu dipertimbangkan dalam memilih bahan saniter yang akan digunakan antara lain:
a) Tidak beracun dan tidak mengiritasi
b) Memiliki spektrum aktifitas yang luas
c) Efektif dalam merusak mikroorganisme pathogen dan sporanya
d) Larut dalam air
e) Stabil
f) Mudah digunakan
g) Siap pakai
h) Murah
9. Efektifitas kerja bahan pembersih tergantung pada beberapa faktor yaitu:
a) Jumlah kotoran yang akan dibersihkan
b) Jenis kotoran
c) Suhu dan konsentrasi larutan yang mengandung bahan pembersih
d) Waktu kontak antara bahan pembersih dan bahan yang dibersihkan
e) Gerakan Mekanik
f) Kesadahan air
 
g) Bahan utama yang akan dibersihkan, misalnya: terbuat dari logam, gelas atau keramik
10. Area yang merupakan ruang lingkup Housekeeping hotel, adalah:
a)
Public Area meliputi Lobby Area, Rest Room, Staircase, Terrace, Elevator, Musholla, Pool Area, Linen, Uniform Room, Lockers Room, Basement Corridor, Area Parking dll.
b) Food and Beverages Outlet Seperti Restaurant, Bar, Meeting Room, Function Room, Ballroom.
c) A & G Office Seperti General Manager, Assistant Executive Manager, F & B Director, Finance Director, Director Of Sales And Marketing, Public Relation Managerdan Ruangan Executive Officer
Lainnya.
d)
Back Office area seperti Human Resourches, Training Center, Enggineering, Purchasing, Accounting, and Cost Control.
e) Floor Areaseperti Guest Room, Executive Lounge, Pantry Area/ Station Floor, Corridor, Guest Landing
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian PETA

Sejarah - 2. Corak Kehidupan Manusia Pra Aksara